Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 04 Februari 2009

not just skill but new behavior

Not Just Skill.,…but new behaviours

Pelatihan bagi pekerja pada umumnya ditujukan pada pengembangan ketrampilan tertentu yang bertujuan mengikuti perkembangan teknologi baru atau suatu produk baru. Sebetulnya yang dibangun dalam berbagai pelatihan pengembangan ketrampilan adalah juga membangun sikap baru untuk selalu konsisten mampu mengikuti berbagai perkembangan di perusahaan. Perubahan produk baru, perkembangan nilai perusahaan dan juga “Corporate Culture” sangat ditentukan keberhasilannnya dengan kemauan dari pekerja tersebut untuk selalu mempunyai semangat meningkatkan diri.

Dari materi Dr.David Lancester, ILO consultant dari UK, dkatakan bahwa desain suatu program pelatihan di tempat kerja dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya; 1. mengembangkan kemampuan karyawan dengan memberikan beberapa tugas, bukan hanya satu tugas, disini dapat terlihat bagaimana kemampuannya menjalankan berbagai tugas (multi tasks), 2. Melakukan rotasi pekerjaan agar dapat dipertahankan tingkat ketrampilan, 3. Membagi pekerjaan orang lain untuk dikerjakan bersama, agar dapat dipertahankan tingkat ketrampilan yang merata 4. Job shadowing, disini bisa saja seorang pekerja yunior menjadi asisten dari pekerja senior atau sebaliknya pekerja senior mempelajari apa yang dilakukan oleh pekerja yuniornya, 5.Membuat suatu tim untuk melakukan pekerjaan bersama, 6. Memperluas pekerjaan seseorang, misalnya dengan memberikan kewenangan tambahan seorang operator mesin untuk bertanggung jawab terhadap perawatan mesin yang digunakannya., 7. Seorang karyawan menjadi mentor atau pendamping dari karyawan yang baru masuk, 8. Melibatkan seseorang untuk melakukan pekerjaan yang sifatnya projek sementara, 9. Memberi kesempatan bagi seseorang menjadi ketua tim dari proyek diluar pekerjaannya, ini untuk mengetahui juga apakah ia cocok atau mempunyai minat dibidang lainnya dan juga kualitas kepemimpinannya. Bisa saja pekerja yang lebih yunior menjadi ketua team dengan anggota pekerja yang sudah senior bahkan bosnya sendiri.

Jadi dengan menggunakan berbagai pendekatan untuk meningkatkan ketrampilan ditempat kerja dapat dicapai suatu bentuk satndar pelatihan kerja. Adanya pelatihan ditempat kerja juga dapat bermanfaat untuk menarik karyawan baru yang ingin bergabung karena mengetahui di perusahaan itu mempunyai pelatihan kerja yang baik.Begitu juga pekerja lama mereka betah ditempat kerja karena selalu mendapat kesempatan mengembangkan diri.

Hiroshima, 1 Februari 2009

2 komentar:

ferdy monyet mengatakan...

saya sangat senang dengan terbitan buku anda yg berjudul SUKSES IMPLEMENTASI OUTSOURCING dan saya sudah membacanya, buku anda sangat membatu saya dalam mengembangkan perusahaan ditempat kerja saya, kebetulan sekali saya pegawai di perusahaan OUTSOURCING PT. TWO WIN INDONESIA, mgkn lain wktu kita bisa sharing mengenai langkah terbaik dalam hal pengelolaan SDM, saya tunggu artikel anda

iftidayasar mengatakan...

okay mas Ferdy yang motonya sabar ikhlas yakin, kalo ga salah.terima kasih sudah baca buku saya, kenapa tidak bergabung saja menjadi anggota ABADI asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia. apakah saya bisa kirimkan persyaratannya by email. silahkan hubungi email sya iftidayasar@yahoo.com agar kami kirim persayaratannya