Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 28 Januari 2009

Materi David Lancester ILO Consultant

“Workplace Learning and Designing Training Programmes to Meet Specific Workplace Needs” ( Pembelajaran di tempat Kerja dan Desain Program Pelatihan yang Memenuhi Spesifikasi Kebutuhan Tempat Kerja)

Oleh David Lancester

Kebutuhan untuk melakukan analisa mengenai pelatihan apa yang tepat seharusnya dilakukan pada tingkat organisasi. Organisasi perlu menjabarkan bagaimana kekuatan dan keterbatasan perusahaan dalam kontek perubahan, persaingan dan environment dan persiapan manusianya untuk menghadapi hal itu. Perubahan dalam organisasi membawa implikasi atau dampak terhadap pelatihan yang akan diberika. Hal lain yang harus diperhatikan adalah adanya gap antara keharusan organisasi untuk melakukan pelatihan dengan kemampuan dari organisasi itu sendiri. Jadi analisa dalam menentukan kebutuhan pelatihan bukan hanya sekedar memberikan pelatihan tapi juga mempersiapkan pekerja menghadapi perubahan, terutama yang berkaitan dengan perubahan tujuan perusahaan.

Beberapa hal agar menjadi perhatian dalam melaksanakan pelatihan, misalnya soft skill training seperti, team leader, kemampuan beradaptasi, agar dapat mengikuti perubahan di organisasi dan memahami dengan benar nilai-nilai perusahaan. Contoh lain dari Pelatihan ditempat kerja adalah dengan memberi tugas yang ringan pada pekerja dan secara bertahap diberikan pekerjaan yang lebih complex. Bisa juga dengan mendampingi seorang yang berpengalaman dan melihat bagaimana dia bekerja dan berinteraksi agar dapat mengetahui pekerjaannya. Bisa juga kelompok pekerja memberikan masukan yang mengindentifikasikan bagaimana memperbaiki kondisi pekerjaan’ bisa juga secara perorangan dimintakan pendapat karena dia dianggap mengetahui atau ahli dalam melakukan pekerjaannya.

Pelatihan dapat dilakukan secara internal dimana nara sumbernya bisa dari internal perusahaan maupun dari luar organisasi. Ada perusahaan yang menyediakan fasilitas belajar secara on line misalnya, atau menyediakan buku-buku dan alat peraga untuk mendorong pekerja belajar mandiri. Bentuk pelatihan bisa juga diadakan oleh Suppliers atau vendor dimana mereka memberi latihan kepada pekerja mengenai penggunaan mesin baru. Bisa juga diadakan diskusi secara informal tentang bebagai hal dengan kastemer, vendor, dll. Berbagai cara diatas bertujuan mendorong pekerja agar mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannnya

Untuk mengetahu bagaimana pelaksanaan peltihan ditempat kerja yang baik bisa dilakukan studi banding agar dijadikan acuan atau bisa juga dengan melihat majalah atau web yang ada, misalnya;lihat www.trainingvillage.gr/etv. Ada perusahaan yang berhubungan dengan internasional seperti tesco UK dengan tesco Lotus Thailand dan Korea Pemerintah dapat mendorong pelaksanaan Pelatihan di tempat kerja dengan memberikan contoh negara lain yang berhasil, misalnya UK dengan ”train to gain program”

Tidak ada komentar: